Jadi ibu rumah tangga sering dilihat mata sebelah. Ada yang berasumsi jika pekerjaannya hanya duduk manis, main handphone, sambil menanti suami pulang kerja. Walau sebenarnya jadi ibu rumah-tangga tidak segampang yang nampak.

Tidak boleh kira sepele ibu rumah-tangga, malah dibalik sikapnya yang nampak rileks dan seolah tidak ada beban, malahan ada segudang pekerjaan yang tidak seluruh orang dapat kerjakan. Minimal ada 6 argumen ini yang membatalkan jika ibu rumah-tangga sesungguhnya pahlawan sesungguhnya.

Jika ada yang ngomong pekerjaan ibu rumah-tangga itu hanya duduk rileks, menanti suami pulang kerja dan anak sekolah, itu salah besar. Pekerjaan seorang ibu rumah-tangga itu banyak dan tiap hari ada selalu, bahkan juga nyaris tidak ada liburannya. Dimulai dari pagi buka mata, harusnya menyiapkan makan pagi, lalu mengurusi anak, ketika yang bertepatan harus juga mengurusi pekerjaan rumah seperti mengolah, bersihkan rumah, dan sebagainya.

Jadi belum pasti, pekerjaan ibu rumah-tangga itu lebih gampang dibanding ibu yang bekerja. Ke-2 nya mempunyai kesusahan semasing. Dan ke-2 nya membuat seorang ibu dituntut jadi orang yang kuat.

Untuk mendidik anak, seorang ibu rumah-tangga memang dituntut untuk pandai, tetapi bukan bermakna harus menyanding gelar sarjana ada di belakang nama. Wanita dengan alumnus SMA juga sanggup mendidik anak secara baik, seandainya ia ingin lagi belajar sehari-harinya. Mengapa harus belajar tiap hari? Supaya tidak terkikis oleh jaman dan lagi menjadi pengajar untuk anak-anaknya.

Belajar ini bukanlah dalam pengertian belajar matematika atau pelajaran sekolah, tetapi lebih ke belajar pengalaman dari hidup yang sudah-sudah. Menuai pelajaran apa yang dapat diambil dari satu ketidakberhasilan, sampai belajar pada satu keberhasilan.

Pekerjaan ibu rumah-tangga tidak cuman kamar, dapur, dan sumur. Usai mengakhiri tiga kasus itu, ada beberapa anak yang perlu dirawat dan jadi perhatian. Saat anak-anaknya lelap, pekerjaan ibu tidak stop sampai disana. Pekerjaannya selanjutnya bertukar jadi seorang Istri.