Kemungkinan kamu belum mengetahui betul jika dari demikian milyar manusia yang penuhi bumi, kamu terhitung dalam kelompok yang mujur. Ya, kamu mempunyai ayah, ibu, saudara, bahkan juga teman yang ada selalu di sekitar. Ada figur ayah yang bersiap sedia banting tulang penuhi seluruh keperluan. Ada juga ibu yang menjaga dengan penuh kasih dan tidak pernah lalai menjelaskan saran, membuat kamu selalu ada dalam lajur yang betul.

Kecuali orang-tua, ada pula figur saudara yang meskipun menjengkelkan tetapi sesungguhnya mereka betul-betul perduli pada kondisimu. Ah, dan apa masih kamu ingat jika kamu selalu mempunyai teman dalam hidupmu? Beberapa teman dekat yang ada selalu untuk share peluk ketika hatimu terbelah jadi dua. Mereka selalu sedia telinga, tidak pernah bosan, meskipun kamu selalu mengulang-ulang narasi yang serupa.

Dengan adanya banyak orang yang menyukaimu apa yang ada, apa masih kamu berasa kurang mujur selaku manusia?

kamu suka meremehkan mereka lewat favim.com

Memang manusia tidak dapat minta karakter apa yang menempel pada dianya saat dilahirkan. Begitupun kamu, kamu memang mempunyai watak keras. Bahkan juga kadang beberapa orang di sekelilingmu harus berlapang dada untuk bertemu dengan kepala batumu. Sadarkah kamu jika egomu selalu menggenggam kendalian dan penuhi udara?

Ya, kamu kerap pengin menang sendiri. Kadang kamu terbenam ke dalam rasa iri yang kerap membuat kamu membenci rekan tanpa argumen yang pasti. Ketika berada beberapa rekan yang sukses raih penghargaan kamu akan menyampaikan dengan hati 1/2 dan senyuman yang tidak begitu merekah.

Dipenuhi oleh beberapa orang murah hati yang mempunyai rasa ikhlas menyukaimu pun tidak membuat kamu berasa lebih bagus. Kamu malah berasa jika kebaikan yang mereka kerjakan sebuah keharusan. Hingga kamu juga lebih suka meremehkan. Memikir jika toh umur mereka masih panjang dan kamu dapat membalas semua kebaikan mereka kapan-kapan.