Kita memang tidak dapat terlepas dari hubungan sosial. Sayang, tidak semua hubungan itu berjalan membahagiakan. Terkadang, jalinan sama orang lain membuat kita geram dan sakit hati. Seringkali, pada akhirnya kita akan mempertaruhkan jalinan itu dengan membenci.

Memang lumrah untuk membenci mereka yang pernah sakiti hati kita. Tetapi, maafkan mereka ialah opsi yang selalu kita punyai. Lebih kembali, kita tidak dapat selalu menghindar mereka yang pernah sakiti hati kita.

Hidup juga tidak semestinya habis cuman untuk pikirkan mereka yang membuat hidup kita sulit. Bila kamu masih perlu diyakinkan, berikut enam argumen kenapa kamu harus mulai stop membenci seseorang dari saat ini.

Sadar atau mungkin tidak, membenci seorang itu memerlukan energi yang serupa dengan menyukai. Untuk selalu pikirkan orang yang kita tidak suka itu nyaris setiap waktu, diperlukan loyalitas yang cukup banyak. Untuk berdoa supaya Tuhan menerpakan suatu hal yang jelek kepadanya, diperlukan semangat negatif yang menyala-nyala. Setiap kamu berjumpa dengannya, kamu perlu mengendalikan diri tidak untuk gelisah atau menyumpah-nyumpah. Lumrah bila membenci seorang membuat kita berasa capek.

Jika kamu membenci rekan sekelasmu, pasti kamu tidak ingin kan dikelas cuman repot mencemooh dan bersungut-sungut mengenai orang itu sampai kamu lupa memerhatikan dosen? Ada banyak poin utama yang penting dituntaskan dibanding kamu habiskan energimu buat pikirkan hal yang tidak memberikan keuntungan buatmu.

Berapa banyak saat yang kamu pakai untuk mengulas orang yang kamu tidak suka ke orang orang yang ada didekatmu? Bercerita begitu jahatnya ia dan tindakannya yang tidak membahagiakan hati. Setiap kamu dan rekan temanmu makan bersama, kamu akan kerap bercerita mengenai begitu menjengkelkan waktu kamu harus berpapasan sama orang yang kamu tidak suka.

Matamu tertutup oleh kedengkian pada seorang, jadi tidak dapat menyaksikan dunia yang luas | Foto by Tiko Giorgadze lewat unsplash.com